Cara Memilih Filter Logam Cair, Filter Busa Keramik

Bagaimana cara memilih filter logam cair? Anda perlu memahami bahan filter mana yang cocok untuk pengecoran logam Anda serta karakteristik filter tersebut.

Keramik berbusa merupakan bentuk struktur yang ideal. Ukuran pori dan jumlah pori pada struktur ini menentukan hambatan aliran logam cair melalui filter. Ketika inklusi non-logam bersentuhan dengan media filter, inklusi tersebut teradsorpsi dan dihilangkan dari logam cair. Ukuran pori filter busa biasanya dinyatakan dalam PPi, yaitu jumlah lubang per panjang 25 mm. Secara umum, nilai ini mewakili ukuran filter sebelum proses pembakaran, dan ukurannya berubah setelah pembakaran, yang terutama disebabkan oleh penyusutan akibat pembakaran. Bahan dengan komposisi yang berbeda memiliki koefisien penyusutan yang berbeda pula.

1. Yang filter busa keramik alumina beroperasi pada suhu 1.100 derajat Celcius dan cocok untuk pengecoran aluminium.
2. Yang filter busa keramik zirkonia Beroperasi pada suhu 1.700 derajat Celcius dan cocok untuk pengecoran baja dan baja tahan karat.
3. Yang filter busa keramik silikon karbida Beroperasi pada suhu 1.500 derajat Celcius dan cocok untuk pengecoran besi, tembaga, dan paduan tembaga.
4. Filter busa keramik zirkonia-alumina beroperasi pada suhu 1.600 derajat Celcius, yang sesuai untuk kebutuhan baja pada suhu yang lebih rendah.

Cara Memilih Filter Logam Cair

Cara Memilih Filter Logam Cair

Faktor-faktor berikut ini perlu dipertimbangkan saat memilih filter logam cair:

(1) Ketahanan terhadap suhu tinggi. Filter tersebut harus dapat berfungsi dengan baik pada suhu tinggi di atas 1500″C.
(2) Stabilitas kimia. Filter yang terbuat dari oksida tidak boleh bereaksi secara kimia dengan unsur-unsur seperti Al dan Ti dalam superpaduan berbasis nikel.
(3) Kekuatan mekanis dan kekerasan. Untuk mencegah kerusakan akibat benturan air aluminium dan proses pemasangan, filter harus memiliki kekuatan dan kekerasan yang memadai.
(4) Sifat mekanis pada suhu tinggi. Filter harus memiliki kekuatan tertentu pada suhu tinggi, dan proses penuangan tidak boleh mengalami deformasi, retak, atau terkelupas akibat tekanan termal.
(5) Ketahanan terhadap guncangan termal. Filter tersebut tidak pecah setelah terkena aluminium cair secara tiba-tiba.

Leave a Reply