Penghilangan Gas dalam Proses Pemurnian Aluminium dan Perlakuan Modifikasi

Selama proses pengecoran, logam cair mengandung sejumlah besar gas dan mengeras, sehingga membentuk lubang-lubang bulat dengan permukaan bagian dalam yang halus, yaitu pori-pori pada ingot. Penyebab utamanya adalah: bahan baku yang digunakan lembap, serta tungku dan peralatan belum benar-benar kering. Suhu peleburan tinggi, penutupan (coverage) buruk, waktu tinggal pada suhu tinggi lama, dan logam cair menyerap banyak gas. Jika proses penghilangan gas (degassing) pada aluminium tidak tuntas dan gas tidak berhasil keluar dari logam cair selama proses kristalisasi, pori-pori akan terbentuk. Setelah proses penekanan, pori-pori tersebut dapat menyebabkan cacat seperti gelembung pada permukaan produk olahan, dan berbagai sifat logam akan menurun drastis. Oleh karena itu, beberapa produk paduan penting harus dikontrol selama inspeksi produksi. Jika cacatnya kecil dan tersebar, cacat tersebut mudah disalahartikan sebagai inklusi dan kelonggaran setelah inspeksi makroskopis terhadap erosi difus.

Penghilangan Gas dalam Proses Pemurnian Aluminium

Proses pemurnian dan modifikasi pada lelehan paduan aluminium sama dengan yang dilakukan pada paduan aluminium konvensional, yaitu penghilangan terak, penghilangan inklusi, penghilangan hidrogen, dan Modifikasi Sr proses pengolahan dilakukan. Kadar hidrogen pada cairan logam setelah penghilangan gas dan pemurnian kadar aluminium harus kurang dari 0,2 mL/100 g aluminium. Suhu maksimum cairan logam selama proses peleburan adalah 800 °C, sebaiknya tidak melebihi 780 °C.

Setelah mencapai suhu tertentu, lelehan aluminium dipindahkan ke wadah tuang untuk proses modifikasi dan pemurnian; modifikator Al-Sr ditambahkan untuk proses modifikasi, dan penghalus butiran ditambahkan untuk menghaluskan butiran. Penghilangan gas menggunakan gas Ar dan gas N₂, prinsipnya adalah gas Ar dan gas N₂ melewati tabung grafit berputar dan rotor grafit berpori untuk membentuk banyak gelembung kecil. Gas dalam lelehan masuk ke dalam gelembung (prinsip keseimbangan) dan naik ke atas bersama dengan kotoran yang tidak larut, sehingga membuat pengendapan terjadi secara merata. Lakukan analisis kimia dan analisis kandungan gas pada lelehan aluminium yang telah melalui proses penghilangan gas.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply