Penghilangan Gas, Pemurnian, dan Pengolahan Paduan Aluminium

Proses Degassing Refining dapat menghilangkan gas dan kotoran dalam aluminium cair. Permukaan aluminium memiliki lapisan film oksida dengan ketebalan yang tidak merata, terkadang juga menyerap air, tercampur dengan abu dan pasir, minyak lengket, dilapisi cat, dan sebagainya. Selama proses peleburan, aluminium mengalami oksidasi lebih lanjut dalam lingkungan bersuhu tinggi, ketebalan lapisan oksida pun bertambah, dan bereaksi dengan uap air di atmosfer untuk menghasilkan alumina dan hidrogen, yang meningkatkan kandungan inklusi oksidasi dan gas. Oleh karena itu, setelah peleburan, unit penghilang gas daring dan kotak penyaring CFF dapat menghilangkan kotoran dan gas yang terdapat di dalam aluminium cair.

Penghilangan Gas dan Pemurnian

Penghilangan Gas dan Pemurnian

Dalam proses peleburan paduan aluminium, terdapat berbagai jenis gas, seperti H₂, CO₂, Co, N₂, hidrokarbon (cha), H₂O, dan O₂, yang berasal dari atmosfer, bahan bakar, bahan baku tungku, bahan tahan api, fluks, alat pengecoran, dan sebagainya. Namun, hanya gas-gas yang mudah terurai menjadi atom yang dapat larut dalam aluminium cair dalam jumlah besar. Secara spesifik, 80–90% dari gas yang terlarut dalam aluminium cair adalah hidrogen. Oleh karena itu, kandungan gas dalam paduan aluminium terutama merujuk pada kandungan hidrogen.

Di antara senyawa-senyawa yang terbentuk akibat reaksi kimia antara aluminium cair dengan oksigen, nitrogen, belerang, karbon, dan unsur-unsur lain serta inklusi-inklusi lain yang tercampur di dalamnya, inklusi oksida (Al₂O₃) merupakan penyebab polusi logam yang paling serius. Secara umum, jumlah total inklusi oksida dalam ingot berkisar antara 0,0029 hingga 0,02.

Secara umum, degassing mengacu pada proses penghilangan gas dari paduan logam, sedangkan refining mengacu pada proses penghilangan inklusi dalam paduan logam. Tujuan dari proses degassing dan refining adalah untuk menghilangkan atau mengurangi inklusi oksida dan gas sebanyak mungkin, guna meningkatkan tingkat kemurnian logam. Oleh karena itu, degassing dan refining umumnya disebut sebagai perlakuan pemurnian.

Persyaratan kemurnian logam cair paduan aluminium umumnya bergantung pada jenis dan kegunaannya masing-masing. Secara umum, kandungan hidrogen harus kurang dari 0,2 ml/100 galon, tetapi harus kurang dari 0,1 ml/100 galon untuk bahan penerbangan dengan persyaratan khusus. Sulit untuk menetapkan persyaratan kuantitatif terhadap inklusi non-logam karena inklusi tersebut tidak dapat diukur secara akurat.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *