Penelitian Terapan tentang Teknologi Shotcrete pada Pelat Filter Keramik Busa Alumina
1 Kata Pengantar
Keramik busa adalah sejenis struktur kisi ruang tiga dimensi dengan rasio rongga udara yang tinggi
(80% – 90%) keramik berpori, berkat kepadatan yang rendah, kekuatan yang tinggi, dan ketahanan yang tinggi
Suhu, ketahanan terhadap korosi, serta kemampuan filtrasi dan adsorpsi yang baik. Oleh karena itu, bahan ini banyak digunakan
Bahan ini digunakan dalam penyaringan logam cair, pengolahan gas buang kendaraan bermotor, bahan medis, dan bidang-bidang lainnya [l-21.
Dalam beberapa tahun terakhir, berkat bahan filter generasi ketiga – filter keramik berbusa
FCF. Artinya, pengembangan CeramicFoamFiher menghasilkan produk-produk hasil peleburan logam
Tingkat kelayakan produk jadi telah meningkat secara drastis, dan kinerja produknya pun telah meningkat secara signifikan.
Industri pengecoran merupakan salah satu sektor di mana filter keramik berbahan busa paling banyak digunakan
Hal ini bertujuan agar logam cair yang tidak teratur dan bergolak menjadi rata setelah melewati lubang-lubang sarang lebah keramik berbusa
Logam cair yang stabil, seragam, dan bersih. Hal ini bertujuan untuk secara signifikan mengurangi
Tingkat penolakan produk cor yang disebabkan oleh cacat pengecoran, seperti masalah bahan, dapat menghemat biaya produksi [3].
Proses shotcrete merupakan salah satu proses dalam produksi keramik busa
Secara umum, tidak ada proses semacam itu dalam proses produksi keramik. Meskipun sebagian besar produsen keramik busa dalam negeri telah menerapkan proses shotcrete, bidang keramik busa
Teknik ini belum banyak digunakan. Hanya ada beberapa produsen. Dan proses penyemprotan bukanlah hal yang paling penting
Oleh karena itu, penelitian dan pemahaman mengenai hal tersebut masih sangat terbatas, dan belum ada keramik berbahan dasar busa yang terkait
Laporan pustaka mengenai teknologi shotcrete.
2 Proses produksi filter keramik berpori piring
Pelat filter keramik berbahan busa ini terbuat dari plastik busa poliuretan sebagai media penyaringnya
Masukkan ke dalam bubur keramik yang terbuat dari bubuk keramik, bahan pengikat, bahan pembantu sintering, bahan suspensi, dan sebagainya; kemudian peras kelebihan bubur tersebut agar bubur keramik dapat melapisi secara merata
Kerangka pembawa berubah menjadi benda berwarna hijau; kemudian benda berwarna hijau tersebut dikeringkan dan disinter pada suhu tinggi [4].
Proses ini, yang juga dikenal sebagai metode impregnasi busa organik, merupakan jenis busa yang populer di Tiongkok saat ini
Proses produksi keramik busa pun sama.
3 Proses pengisian nat pada pelat filter keramik berbusa
Proses penyatuan merupakan salah satu proses dalam pembuatan filter keramik berbusa piring
Larutan keramik disemprotkan secara halus dan disemprotkan ke pelat saringan melalui nosel di bawah tekanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan sifat permukaan benda mentah, termasuk meningkatkan kehalusan permukaan dan menambahkan
Di sisi lain, kabel layar yang tebal juga memengaruhi kualitas internal produk. Proses penyemprotan ini didasarkan pada metode penyemprotan
Metode ini pada dasarnya mencakup dua bentuk, yaitu penyemprotan manual dan penyemprotan otomatis: sesuai dengan urutan penyemprotan
Proses ini dapat dibagi menjadi penyemprotan setelah proses sizing dan penyemprotan setelah pengeringan.

filter busa keramik




















