Proses Pembuatan Filter Foundry dengan Busa Keramik Alumina

Sejak filter aluminium cair pertama kali digunakan pada tahun 1978, teknologi filtrasi logam cair telah berkembang pesat. Proses pembuatan filter pengecoran aluminium menggunakan busa poliuretan sebagai media pembawa, yang kemudian direndam dalam larutan suspensi yang terdiri dari bubuk keramik, pengikat, agen sintering, dan cat untuk menghilangkan kelebihan cat. Cat tersebut dilapiskan secara merata pada kerangka media pembawa untuk membentuk benda hijau, kemudian benda hijau tersebut dikeringkan dan dipanggang pada suhu tinggi.

Proses Pembuatan Filter Foundry

Proses Produksi Filter Asian Foundry

Bahan baku utama dari bahan filter berpori adalah alumina suhu tinggi. Bahan ini tidak bereaksi dengan aluminium cair, tidak mengalami dehidrasi selama proses pemanggangan, memiliki laju penyusutan yang sangat kecil, serta memiliki sifat fisik dan kimia yang relatif stabil.

Larutan yang digunakan terutama terdiri dari koloid berbagai komponen yang tersuspensi dalam air. Saat membuat embrio, larutan tersebut dapat menempel dengan kuat pada saringan plastik berbusa. Saat melakukan grouting, konsistensi slurry tidak boleh terlalu kental maupun terlalu encer. Jika terlalu kental, lumpur tidak akan mudah mengisi busa pada saringan. Jika terlalu encer, slurry mudah mengendap di jaring plastik dan membentuk lapisan yang tidak merata.

Oleh karena itu, pengendalian kelembapan yang tepat merupakan kunci dalam proses pembuatan pulp. Selain itu, tingkat kekentalan bubur harus sedang. Hasil uji menunjukkan bahwa penambahan pengikat suhu rendah yang berlebihan akan menyebabkan penggumpalan berlebihan pada bubur. Penekanan yang berlebihan pada bubur akan menyulitkan pemulihan jaring busa. Penambahan perekat yang terlalu sedikit akan mengakibatkan kinerja ikatan bubur yang terlalu rendah, dan bubur tidak akan menempel erat pada jaring plastik berbusa. Setelah dibongkar, tidak ada daya tahan dan mudah dibongkar. Meskipun memiliki kekuatan tertentu saat digantung, karena bubur terlalu encer, struktur jaring menjadi sangat rapuh, dan kekuatan keseluruhannya buruk.

Jaring logam digunakan untuk membuat papan oven, dan papan oven tersebut berfungsi sebagai papan penyangga badan pengeringan blok busa setelah adonan diletakkan di atasnya. Keringkan terlebih dahulu pada suhu kamar, kemudian dengan udara panas. Pembakaran merupakan langkah kunci dalam proses pembuatan porselen. Menguasai perubahan yang terjadi selama proses pembakaran suhu tinggi dan merumuskan sistem pembakaran yang tepat merupakan kunci untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Leave a Reply