Terdapat gasket serat keramik yang kedap di sekeliling filter busa keramik yang terbuat dari coran logam. Hal ini membantu menyegel filter di dalam kotak filter guna memastikan tidak terjadi aliran samping logam cair.
Filter busa keramik untuk pengecoran logam dapat secara efektif menghilangkan berbagai inklusi dalam cairan aluminium dengan tingkat kehalusan mikrometer. Aluminium cair membentuk aliran laminar yang halus, yang mendukung proses pembilasan. Filter ini memiliki kekuatan mekanis dan stabilitas kimia yang baik, serta ketahanan yang sangat baik terhadap pengikisan aluminium. Ukuran pori dan rasio pori tembus yang dikontrol secara ketat dapat menghasilkan efek penyaringan yang stabil.
Saat menggunakan sebuah filter busa keramik, ukuran pori filter harus ditentukan sesuai dengan persyaratan kualitas coran dan jumlah inklusi dalam logam cair. Ukuran filter ditentukan berdasarkan kecepatan penuangan dan berat penuangan.

Agar efektivitas penyaringan filter dapat terjamin, penempatan filter serta desain sistem katup juga harus mengikuti spesifikasi tertentu.
Filter keramik berbahan busa untuk pengecoran dibuat dengan cara merendam spons poliuretan ke dalam bubur keramik, memeras bagian yang berlebih, mengeringkannya, dan akhirnya disinter pada suhu tinggi untuk membentuk bahan keramik berpori tiga dimensi.
Filter busa keramik untuk pengecoran merupakan jenis filter dengan pori-pori yang saling terhubung secara zigzag. Dinding tabung yang tidak rata inilah yang memainkan peran kunci dalam menangkap inklusi-inklusi kecil dalam lelehan aluminium. Struktur ini juga memperluas luas permukaan kontak antara lelehan aluminium dan bagian keramik filter, sehingga meningkatkan kemungkinan partikel inklusi menempel.
Dalam proses produksi pengecoran, efisiensi filtrasi dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas pemurnian yang dilakukan oleh filter keramik busa cor terhadap paduan logam cair.
Dari logam cair pada proses peleburan yang sama atau wadah tuang yang sama, sampel diambil dari bagian atas dan bawah setiap coran untuk menentukan tingkat kebersihan coran yang telah disaring dan yang belum disaring. Gunakan mikroskop optik dan mikroskop elektron pemindai untuk menganalisis area penumpukan inklusi.





















