Saluran isolasi aluminium cair digunakan di antara peralatan filter degassing on-line dan pabrik pengecoran kontinu.
Produk ini dilengkapi dengan lapisan dalam yang dapat digunakan kembali. Dengan memanfaatkan teknologi pencetakan bahan baru yang memiliki titik leleh silikon tinggi, produk ini memiliki sifat tahan korosi, tidak terjadi lengketnya aluminium, dan tidak menimbulkan polusi pada cairan aluminium. Produk ini mampu memenuhi kebutuhan proses produksi wol aluminium mikron dengan nilai tambah tinggi dan kinerja berteknologi tinggi, serta PS untuk produk aluminium berbentuk pelat cetak.

Dalam industri pengolahan aluminium, palung dan saluran pembuangan Penting untuk sering memindahkan logam cair ke peralatan pengolahan seperti tungku peleburan dan tungku penampung, agar logam cair dapat mengalir di antara peralatan tersebut sesuai dengan tahapan proses.
Praktik konvensional yang umum dilakukan saat ini adalah menempatkan tangki air berinsulasi aluminium cair di antara peralatan, menghubungkan tangki air tersebut ke saluran keluar aluminium cair, dan kemudian mengalirkannya ke peralatan berikutnya. Peralatan tersebut adalah yang kita sebut tangki air aluminium, yang sebagian besar terbuat dari bahan serat aluminium dengan sifat isolasi panas dan ringan.
Keunggulan Saluran Terisolasi dari Aluminium Cair
1. Kinerja isolasi yang sangat baik
2. Kekuatan tekan yang tinggi
3. Ketahanan yang sangat baik terhadap guncangan termal
4. Permukaannya halus dan tidak menempel pada aluminium
5. Kinerja isolasi yang baik
Penerapan Saluran Berisolasi dari Aluminium Cair
1. Mesin pengecoran miring
2. Mesin pengecoran horizontal
3. Mesin pengecoran dengan sudut pandang atas
4. Mesin pengecoran sabuk ganda
Petunjuk Penggunaan Jalur Isolasi Aluminium Cair
1. Sesuai dengan struktur gambar, pasang rel geser yang dapat digerakkan untuk memastikan bahwa rel geser tersebut bersih, tidak rusak, dan tidak ada celah.
2. Panaskan terlebih dahulu tungku mobile standar yang telah dipasang secara merata, lalu panaskan dengan kecepatan konstan selama 1–2 jam. Periksa apakah permukaan lapisan dalamnya berwarna merah, yaitu pada suhu antara 800 ℃, untuk menghilangkan air kristal yang teradsorpsi. Suhu tersebut mendekati suhu pengecoran, sehingga tungku ini dapat digunakan dengan aman dan efektif.
3. Tidak ada sistem pemanasan listrik maupun kondisi pemanggangan untuk saluran air yang dapat dipindahkan, sehingga harus dipanggang dengan api. Kuncinya adalah mengontrol suhu api. Yang kedua adalah menghindari pemanggangan langsung di atas api untuk mencegah tegangan termal yang dapat menyebabkan retaknya lapisan pelapis akibat pemanasan lokal. Api dibagi menjadi api lemah (api merah lembut), api sedang (kuning), dan api kuat (biru dan putih).






