Sejak alat pemurnian cairan aluminium daring mulai digunakan, alat tersebut telah beroperasi secara stabil dan memberikan efek pemurnian yang signifikan terhadap larutan paduan aluminium. Tingkat pelepasan gas telah mencapai lebih dari 60%, yang telah meningkatkan tingkat kelulusan kualitas produk aluminium.

Fitur-fitur alat pemurnian aluminium cair daring:
- Kotak tersebut memiliki rangka baja, dan dilengkapi dengan rusuk penguat yang sesuai.
- Di antara cangkang baja dan lapisan kerja, produk serat silikat aluminium serta papan silikat kalsium bebas asbes digunakan sebagai bahan isolasi komposit, dan konduktivitas termalnya sangat rendah, sehingga berfungsi sebagai isolasi serta meredam ekspansi lapisan kerja.
- Selama proses pengecoran, lapisan kerja badan cetakan selalu terendam dalam cairan aluminium bersuhu tinggi, sehingga bahan cor khusus dengan kandungan aluminium tinggi harus digunakan sebagai lapisan kerja badan cetakan.
Struktur dari kotak penghilang gas Mencegah terjadinya korsleting pada cairan aluminium, yaitu cairan tersebut tidak melewati area yang kaya gelembung inert, melainkan mengalir ke kotak filter melalui jalur pintas, yang memengaruhi efektivitas pemurnian. Saat merancang rongga bagian dalam, perlu dipastikan bahwa aluminium cair mengalir melalui rute berikut: saluran masuk aluminium cair—titik potong antara permukaan aluminium cair dan poros grafit—rotor grafit—saluran keluar aluminium cair. Luas area kontak antara aluminium cair dan gelembung cukup besar, serta waktu kontaknya lama, sehingga efek pemurnian yang baik dapat dicapai.
Untuk memastikan bahwa bagian dalam kotak selalu berada dalam tekanan positif yang sedikit selama proses operasi pemurnian, sekaligus untuk mencegah udara luar dan uap air masuk ke dalam kotak, saluran masuk dan saluran keluar aluminium dirancang dengan kemiringan, sehingga tepi atas bagian dalam kotak sejajar atau sedikit lebih rendah daripada tepi bawah mulut luarnya. Cairan aluminium selalu berada dalam keadaan tertutup rapat di dalam kotak degassing, sehingga mengurangi kontak dengan udara luar dan mencegah terjadinya reaksi dengan uap air kembali.
Selain rongga udara yang diperlukan untuk memastikan volume kerja yang memadai, volume saluran aluminium cair lainnya dijaga seminimal mungkin guna meminimalkan aliran aluminium cair di antara waktu pengecoran yang berbeda.





















