Proses penyaringan aluminium cair sangat penting. Ini merupakan langkah terakhir sebelum pengecoran dan menentukan kualitas hasil coran. Agar logam cair dapat menembus pelat saring, tegangan permukaan lapisan oksida pada permukaan logam cair harus diatasi, dan harus ada cukup banyak partikel logam yang dapat menembus pelat saring.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk memastikan pelat filter telah terendam.
(1) Isi kotak filter dengan laju aliran yang sesuai tanpa menimbulkan pusaran air yang besar, karena hal ini dapat mengurangi pembentukan dan masuknya inklusi. Inklusi yang berlebihan dapat sangat mengurangi kemampuan pelat filter dalam menangkap inklusi.
(2) Biarkan pelat saring meresap secara alami; jangan dipukul, diguncang, atau diganggu kotak saringnya. Setiap gangguan akan menyebabkan aliran cairan yang tidak merata, yang pada gilirannya akan mengurangi efektivitas penyaringan dan kemampuan untuk menahan partikel asing.
(3) Sebuah sekat saluran dipasang pada saluran aliran di antara Kotak filter CFF dan mesin pengecoran, dan logam cair tersebut terlebih dahulu dituangkan ke dalam pelat saringan, lalu dialirkan melalui saluran aliran yang terletak di depan bendungan penampung, kemudian bendungan penghalang dibuka untuk memulai proses pengecoran. Metode ini membuat pelat filter kembali terpapar pada tekanan penuh, sehingga memastikan perfusi 100% pada pelat filter, serta menghasilkan aliran logam panas yang cepat yang mendukung dimulainya proses pengecoran.
Proses Penyaringan Normal pada Aluminium Cair
(1) Jangan mengaduk terak di dalam kotak filter dan saluran pembuangan. Terak akan merusak lapisan oksida pada permukaan logam cair dan menyebabkan lapisan tersebut tersapu oleh logam cair. Terak yang berada di permukaan logam cair tidak berbahaya, sedangkan terak yang berada di bawah permukaan logam cair bersifat berbahaya.
(2) Isi saluran tuang dengan logam. Selama proses pengecoran, fluktuasi yang berlebihan pada tingkat ketinggian logam di dalam saluran tuang akan meningkatkan kandungan terak pada logam cair. Turbulensi harus dibatasi agar tetap berada di bawah permukaan logam, dan lapisan oksida pada permukaan harus dilindungi agar tidak rusak. Kedua sisi pelat saring juga harus terendam dalam logam cair.
(3) Jangan menggoyangkan pelat saring dengan cara apa pun. Menggoyangkan kotak saring dan saluran pembuangan, mengikis pelat saring di bawah cairan logam, dan sebagainya, akan menghasilkan inklusi non-logam. Hal ini juga dapat menyebabkan pelat saring menjatuhkan terak, dan terak yang jatuh tersebut akan masuk ke dalam ingot serta tertinggal di dalam produk.





















