Secara teori, setelah proses pemurnian di dalam tungku, sistem penghilangan gas secara online, dan penghilangan terak, kemurnian logam cair paduan aluminium seharusnya mencapai tingkat yang tinggi. Namun, hasil yang sebenarnya seringkali tidak ideal. Salah satu alasan utamanya adalah terjadinya polusi sekunder pada logam cair aluminium saat melewati saluran tuang atau pelat pengecoran. Pada saat ini, logam cair aluminium berada dalam keadaan “tidak terlindungi”. Gas yang terserap dan inklusi non-logam yang terbentuk lebih mungkin mengalir ke dalam batang pengecoran, sehingga menimbulkan polusi sekunder. Semakin panjang saluran aliran, semakin besar kemungkinan dan tingkat polusi sekundernya.
Metode untuk Mengontrol Kemurnian Aluminium Cair
Sebagai tanggapan atas masalah-masalah di atas, ada tiga langkah yang dapat diambil saat menggunakan sistem perancangan daring untuk sistem pemurnian:
- Persingkat panjang sel aliran. Dari saluran keluar air pengecoran hingga ke kristalisator, panjang saluran tersebut tidak boleh melebihi 2 m. Dalam menangani penurunan ketinggian sel aliran, metode tumpang tindih dua celah aliran menggantikan metode kemiringan yang berlebihan. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketinggian cairan maksimum serta mencegah lelehan aluminium terombang-ambing dan terbentuknya terak.
- Desain terpadu antara sistem filtrasi dan sistem penghilangan gas secara online, menghilangkan proses pemindahan, serta meminimalkan panjang saluran pembuangan sebanyak mungkin.
- Pelat saringan pada tahap penyaringan sekunder diletakkan langsung di atas kristalisator. Dengan demikian, aluminium cair langsung masuk ke cetakan setelah disaring, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya polusi sekunder. Selain itu, saat proses pemurnian di dalam tungku, jumlah zat pemurnian cukup, dan pastikan waktu pemurnian. Terapkan sistem pemanggangan pada sistem pengecoran dengan ketat. Langkah-langkah ini akan memberikan dampak positif terhadap pengendalian kemurnian.

Metode Pengendalian
Untuk membuat batang aluminium dengan kemurnian yang lebih tinggi, kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Apabila jenis paduan diubah, buang cairan aluminium di dalam perangkat pemurnian dan bersihkan perangkat tersebut.
- Cetakan runner harus dipanggang secara menyeluruh.
- Agen pelapis digunakan untuk mencegah terhirupnya asap saat proses peleburan di dalam tungku.
- Saluran aliran tersebut terbuat dari bahan isolasi tahan api yang ringan dan memiliki permeabilitas udara yang baik, sehingga mendukung proses pengeringan yang menyeluruh dan mencegah masuknya udara.
- Bersihkan endapan di permukaan terlebih dahulu sebelum memasang filter busa keramik.
- Faktor-faktor lingkungan merupakan salah satu alasan utama yang menentukan kemurnian cairan logam. Pemurnian cairan logam bukanlah masalah yang dapat diselesaikan hanya dengan peralatan canggih. Hal ini memerlukan pertimbangan menyeluruh dari berbagai aspek, seperti manajemen produksi, pemeliharaan peralatan, spesifikasi proses, dan aspek-aspek lainnya.



















