Filter Casthouse, Filter Busa Keramik CFF untuk Penyaringan Logam Cair

Filter Casthouse merupakan cara paling efektif untuk menghilangkan inklusi dari lelehan aluminium. Filter busa keramik memiliki struktur berlapis-lapis, lubang-lubang tembus multidimensi, dan pori-porinya saling terhubung.

Saat logam cair disaring, aluminium cair tersebut membawa inklusi-inklusi tersebut melalui saluran-saluran berliku dan pori-pori, lalu bersentuhan dengan kerangka berbusa dari Pelat filter CFF, dan langsung ditahan, diserap, serta mengendap. Ketika logam cair mengalir ke dalam lubang, saluran pada pelat saringan akan melengkung, sehingga logam cair yang mengalir melalui saluran tersebut mengubah arah alirannya, dan inklusi-inklusi tersebut bertabrakan dengan dinding lubang yang berfungsi sebagai landasan dan menempel erat pada dinding lubang tersebut.

Filter Pabrik Pengecoran

Beberapa inklusi dalam paduan aluminium berasal langsung dari bahan baku, sedangkan sebagian besar terbentuk selama proses peleburan dan penuangan, terutama inklusi oksida. Filter Casthouse digunakan dalam proses peleburan dan pemurnian skrap aluminium.

Secara umum, terdapat dua metode peleburan aluminium bekas

1. Lelehkan sisa-sisa aluminium menjadi batangan (batangan daur ulang), lalu susunlah berdasarkan komposisi kimianya.
2. Selama proses peleburan, ingot baja daur ulang dicampurkan ke dalam tungku untuk melebur produk jadi.

Analisis dan Pencegahan Cacat Peleburan

Penyebab cacat lubang jarum pada paduan aluminium
1. Alat pengisian dan peleburan belum sepenuhnya matang.
2. Suhu lelehnya terlalu tinggi atau waktu pelelehannya terlalu lama.
3. Cairan aluminium tetap berada di sana terlalu lama setelah mengalami degradasi.
4. Proses pemurnian paduan tersebut kurang baik.
5. Tempat kerja terlalu lembap.

Tindakan pencegahan
1. Bahan dan alat harus dikeringkan hingga benar-benar kering.
2. Kendalikan suhu peleburan, yang umumnya tidak melebihi 7400C, jangan melebihi suhu penuangan, serta cegah terjadinya pemanasan berlebihan pada bagian tertentu dari paduan selama proses peleburan.
3. Prosesnya cepat dan waktu peleburan dipersingkat semaksimal mungkin.
4. Berhati-hatilah saat melakukan proses pemurnian; pemurnian adalah cara terbaik untuk mencegah terbentuknya lubang udara.
5. Setelah dimodifikasi, cairan paduan tersebut harus dituangkan dalam waktu 8–15 menit.
6. Jaga agar lokasi peleburan tetap kering.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *